Surabaya (19/9) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, menyelenggarakan program Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi PERMATA-SAKTI Tahun 2020. Hal tersebut dijadikan kesempatan bagi Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Hang Tuah, sehingga pada tanggal 18/9 di ruang Prodi, diadakan rapat teknis persiapan penerimaan dan pengiriman delegasi mahasiswa yang mengkuti program ini.
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Dekan I Deasy Arieffiani, S.IP., M.Si dan Ka. Prodi Administrasi Publik M. Husni Tamrin, SAP., M.KP serta Agus Wahyudi, SIP., M.IP selaku Pengampu Mata Kuliah yang dipilih untuk dijadikan mata kuliah pilihan dalam Program PERMATA-SAKTI.

Mata Kuliah (MK) Manajemen Pembangunan Desa dipilih Oleh Prodi Administrasi Publik sebagai MK yang dapat dipilih oleh Univeritas Mitra peserta PERMATA SAKTI atas usulan oleh beberapa dosen Prodi.
M. Husni Tamrin menuturkan alasan Manajemen Pembangunan Desa menjadi MK yang dijadikan mata kuliah Permata sakti dengan alasan bahwa “Kajian tentang Pemerintahan di Daerah mengalami pergeseran dari kajian dalam skala Pemerintahan ‘yang lebih kecil’, yakni dari Pemerintah Kabupaten/Kota menuju Pemerintah Desa, sebagaimana telah disyahkannya UU 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Sehingga konsepsi tentang “otonomi” bukan hanya dipahami dalam kerangka “otonomi daerah”, akan tetapi juga dimaknai sampai dengan konsepsi “otonomi desa”. Ujar Husni.
Rapat tersebut membahas tentang teknis dan proses pembelajaran khususnya pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semseter (RPS) yang disesuaikan dengan Tatanan Kehidupan Baru.
“Mahasiswa Peserta Permata Sakti nanti akan kami kenalkan dengankan mahasiswa Prodi Administrasi Publik, agar mereka saling mengenal dan memperbanyak pengetahuan khususnya pada Perkembangan Konsep Desa masing masing pada tiap daerah baik di Jawa maupun Luar Jawa.” Ujar M. Husni Tamrin.
Disisi lain, Agus Wahyudi Menuturkan Mata kuliah Manajemen Pembangunan mempelajari tentang pengertian desa, definisi manajemen, definisi pembangunan desa, sejarah pembangunan Desa di Indonesia, proses perencanaan pembangunan desa, pelaksanaan pembangunan desa, evaluasi dan monitoring pembangunan desa, Sistem Informasi dalam Pembangunan Desa, peran Masyarakat dalam Pembangunan Desa serta permasalahan-permasalahan lain yang berkaitan dengan Manajemen Pembangunan Desa.

“Konsepsi otonomi desa yang berada dalam “rumah otonomi daerah” tersebut tentunya menarik untuk dikaji secara lebih mendalam, terutama berkaitan dengan prosesi pelaksanaannya di Indonesia.” Tambah Agus.
Adapun mahasiswa inbound yang memilih MK Manajemen Pembangunan Desa sebagai berikut:

Dari data tersbut diatas, Prodi Administrasi Publik FISIP Universitas Hang Tuah menerima 11 mahasiswa dari 5 perguruan tinggi di Indonesia melalui program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-SAKTI) Kemendikbud 2020. Selama satu semester, mahasiswa program Permata-SAKTI 2020 akan mengikuti perkuliahan di UHT dengan sistem alih kredit. Perkuliahan menggunakan metode perkuliahan secara daring melalui aplikasi pembelajaran daring UHT.
Wakil Dekan, Deasy Arieffiani, M.Si mengatakan, pada tahun ini Prodi Administrasi Publik mengikuti program ini untuk mewujudkan Kampus Merdeka – Merdeka Belajar, Sehingga mahasiswa kami dapat belajar dan menentukan keinginannya untuk belajar di kampus pilihan mereka sendiri.
“Dari Program Permata Sakti ini mahasiswa dapat Mengembangkan wawasan, jaringan dan bahkan belajar Budaya Nusantara bersama dengan mahasswa dari kampus lain”.Tuturnya.
Adapun mahasiswa Prodi Administrasi Publik yang terpilih dalam program PERMATA SAKTI Sebagai berikut:
“Tunjukkan bahwa kalian adalah mahasiswa yang patut dibanggakan karena nama baik keluarga dan almamater melekat pada masing masing mahasiswa. Selamat belajar dan Sukses selalu…” tambah Deasy.
Kontributor: Dewantara
Wujudkan Kampus Merdeka – Merdeka Belajar dengan Program Hibah PERMATA-SAKTI
