Surabaya, (27/6). Laboratorium Manajemen dan Kebijakan Publik terus melengkapi calon lulusa dengan beberapa softskill sebagai value added bagi para mahasiswa, salah satunya dengan mengadakan pelatihan Table Manner bekerjasama dengan Hotel Gunanwangsa Surabaya. Acara ini diiikuti oleh 50 mahasiswa angkatan 2016 yang berlangsung pada hari Kamis di Hotel Gunawangsa. Turut Hadir beberapa Dosen Pendamping. Acara disambut hangat oleh pihak manajemen Hotel dan dibuka dengan meriah.

Ada beberapa manfaat yang didapatkan oleh mahasiswa setelah mengikuti pelatihan ini, sebagai berikut:
- Mendapat pengalaman dan dapat menyesuaikan diri
Dengan mengikuti pelatihan table manner dapat mempermudah mahasiswa untuk menyesuaikan diri dalam dunia kerja atau saat pertemuan-pertemuan kantor atau bisnis. Aturan dalam table manner disesuaikan dengan budaya barat yang pastinya bertolak belakang dengan budaya timur, seperti Indonesia, baik dalam tata cara makan maupun jenis makanannya. Dengan pelatihan table manner ini, setidaknya mahasiswa memiliki bekal yang cukup apabila mungkin di lain waktu diberi kesempatan untuk menghadiri pertemuan –pertemuan kantor atau bisnis yang mungkin saja diadakan oleh kalangan elit dengan tema barat.

- Meningkatkan rasa percaya diri
Dengan mengikuti pelatihan table manner, mahasiswa tidak perlu khawatir lagi apabila sewaktu-waktu kita diundang untuk menghadiri acara jamuan makan.Apabila tidak terbiasa dengan tata cara makan yang benar, maka akan timbul perasaan kikuk dan grogi. Jika mahasiswa memiliki rasa percaya diri dan mampu menunjukkan sopan santun di meja makan, secara tidak langsung akan menunjukkan kualitas pergaulan, intelektualitas, dan etika pergaulan.
 
- Mengenal, mengetahui, mempelajari dan menggunakan alat-alat makan dalam table  manner sesuai dengan aturan.
Dalam pelatihan table manner, mahasiswa diperkenalkan dengan peralatan makan tema barat seperti sendok, garpu, pisau, hingga sendok sup yang telah di tata sesuai dengan menu yang akan disajikan. Sehingga mahasiswa dapat mengetahui kegunaan dari masing-masing alat-alat makan tersebut.,dan diberi penjelasan cara menggunakannya sesuai aturan. Selain itu, mahasiswa diberi penjelasan tentang cara meletakkan alat-alat makan tersebut apabila telah selesai digunakan.
4. Mengetahui menu-menu yang terdapat dalam tabel manner
Rangkaian menu yang disajikan mulai dari makanan pembuka (appetizer), makanan utama (maincourse), dan makanan penutup (dessert) yang disajikan sesuai dengan urutan yang benar. Mahasiswa juga dapat mengetahui rasa dari makanan yang mungkin belum pernah dicoba dalam kehidupan sehari-hari yang terlihat aneh ,dan dapat mengetahui bahwa setiap makanan memiliki makna atau arti tersendiri.

5. Mengerti dan memahami aturan-aturan dan tata cara makan yang baik
Pada saat menghadiri acara jamuan makan, mahasiswa harus meninggalkan kebiasaan makan dengan cara yang salah agar tidak merasa malu dengan rekan kerja atau rekan bisnis.

Kontributor: Deasy Arieffiani
Editor: Dewantara
